Hey september!
September 24th, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar
Hello world, hello september, hello you.
How are you, world? Fine? Nope?
Hmm.
Badai di awal semester tujuh sudah mulai dapat dikendalikan. Saya ragu dan gamang. Berusaha bangkit dari keterpurukan dan lubang kesedihan itu tidaklah mudah, tapi saya coba untuk melakukannya. Seminggu berlalu, saya belajar banyak hal ketika hati saya meragu. Saat ini hati dan mata saya seperti terbuka akan kasih Tuhan yang tidak pernah berkesudahan dalam hidup saya. Amat menyesali ketika perkataan yang terucap melukai hati-Nya.
Saya akan segera pulih, saya yakin itu. Tapi butuh proses dan itu tidak sebentar. Saya mulai berdiri dari kejatuhan dan berjalan pelan-pelan. Perkuliahan dan pelayanan menjadi dua fokus yang tidak dapat dihilangkan saat ini. Saya sempat hilang, tapi sekarang saya kembali. Saya sempat jatuh, tapi sekarang saya bangkit.
Saya menyadari bahwa kegagalan bukanlah akhir segalanya melainkan awal dari sesuatu. Akhir adalah awal dari suatu yang baru. Saya sadar, ternyata saya memang belum siap dan layak untuk maju menulis dan menuangkan pemikiran filosofis dalam karya ilmiah di semester delapan. Perombakan topik harus dan akan saya lakukan. Pikiran liar mengkhawatirkan ini-itu, tapi entah kenapa hati saya tetap tenang. Waktu seakan bukan menjadi sesuatu yang saya pusingkan, kualitas pemikiran yang harus saya hasilkan justru yang terus menerus hadir di pikiran.
(Akhirnya) Saya mengerti, penolakan dan ketidakadilan yang saya terima justru memacu saya untuk menghasilkan sesuatu yang berkualitas.