oh my, platonic love
Mei 7th, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar
Selama ini nampaknya hanya menipu diri dengan kebahagiaan semu. Entah harus bagaimana, tapi memang rasa yang ada sulit untuk terucap, atau bahkan tidak akan pernah terucap. Yakin, sangat yakin, dia tidak ada rasa apa-apa. Yah, tak apa. Yang penting dalam kesadaran, dia hadir sebagai objek yang saya cintai. Itu saja cukup (?).
