Oh my..

Januari 22nd, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar

Hello world!

How are you?

Well, i’m fine. :)

Oke. Libur semester ganjil tinggal dua minggu lagi. Tanggal 7 februari 2010, saya akan duduk lagi di bangku kuliah untuk belajar demi masa depan. Berarti saya akan kembali ke kosan, dan tidak makan masakan mama lagi setiap harinya. *air mata menggenang*

Oke. Masih ada dua minggu untuk mempersiapkan diri untuk kembali ke kejamnya kuliah. *seka air mata*

Oh iya, hari ini saya mau cerita. Nggak panjang-panjang amat kok. Baca ya, puhleaseee. *blogger miskin pengunjung*

Jadi, sudah beberapa bulan terakhir saya pakai gula rendah kalori dari salah satu merk. Mama saya yang menganjurkan, dan kebetulan doski juga udah lebih dulu mengkonsumsi itu gula. Jadi kalau kita seduh teh atau kopi, kita nggak pakai gula biasa lagi, tapi pakai itu gula rendah kalori. Termasuk pagi ini, saat saya menyeduh kopi hitam pekat bersama dua sachet gula rendah kalori itu.

Tiba-tiba, setibanya mama saya di rumah setelah menjemput adik tengah saya pulang PM di sekolah. Mama saya dengan suara panik dan wajah histeris masuk kamar saya,

Mama            : “Kemarin mama baca di tabloid, gula rendah kalori yang mengandung zat aspartame itu justru membuat gemuk! Pantesan mama lapar melulu!”

Gw                    : Hah?! Serius ma? Serius? Emang gula yang kita pake ada zat aspartame itu?”

Mama              : “Nah itu dia! Mama nggak tau. Coba nanti kita cek dusnya!”

Gw                    : “Errrr.”

Akhirnya gw berinisiatif mengecek dus si gula rendah kalori yang kita pakai itu. Dan ternyata, oh, ternyata, itu gula mengandung zat aspartame! Nyokap heboh dan mencak-mencak. Pas gw balik lagi ke kamar gw, doi datang bawa tabloid yang ada tulisan soal gula rendah kalori itu. Dan itu serem banget mamen judulnya! “Zat Aspartame pada gula rendah kalori picu diabetes dan kegemukan.” Terus disitu juga dijabarin tuh, bahaya zat aspartame. Aduh nggak sanggup mau nulis. *saking shocknya*

Gw agak ngeri dan mulai mikir-mikir sejak pakai itu gula ada kelainan apa nggak sama diri gw. Dan memang sih, gw jadi bawaannya lapar terus. Dan nyokap ngalamin hal yang sama. Yang gw takutkan adalah soal diabetes ini. Hadeeeh. Gw dan nyokap pun langsung menyingkirkan gula itu dari peredarannya di dapur kami. Dan nggak akan pernah lagi beli serta mengkonsumsi itu gula. Agak merasa kecewa dan sedih karena ternyata selama ini mengkonsumsi zat yang berbahaya bagi tubuh. :(

Wah, pengetahuan kaya gini nih yang sering kali terluput. Untung nyokap baca itu tabloid dan ada pembahasan soal itu. Kalau nggak, mungkin kita bakal terus pakai itu gula (yang katanya) rendah kalori tapi ternyata punya efek lain.

Memang kudu harus konsultasi ke dokter gizi.

Jadi berharap semoga si adik tengah jadi dokter gizi. *loh?!

Baiklah, itu saja yang ingin saya ceritakan. Dan hari ini gw mendapat pelajaran untuk lebih memperhatikan kandungan zat di beberapa makanan atau minuman atau pelengkap atau perasa makanan. Teliti sebelum mengkonsumsi! Itu pelajaran penting yang saya dapat hari ini. Huff.

See ya, world!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Oh my.. at Just Her Own Wor(L)d.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.